Finger Drumming Indonesia 101

Jauh sebelum drum maschine dengan 16 pad populer dikalangan musisi, banyak perusahaan mengeluarkan alat2 yang mengemulasi suara drum dengan bentuk yang bermacam macam.

 

Yamaha Portable electronic Drum

 

Roland Electronic Drum

 

Drum maschine dengan 16 pad mulai populer di kalangan produser musik untuk mempermudah pembuatan beat dan sejak awal bukanlah alat untuk live performance. Dengan DAW seperti FL Studio, Reaper, Logic yang menggunakan workflow linear, piano roll digunakan untuk memrogram beat satu persatu dan cenderung tempo perfect. Suara beat yang jatuh secara sempurna pada tiap ketukan tertentu (umumnya pada signature 4/4) membuat suara yang keluar sangat ‘mesin’ sekali. Dari sini banyak produser sengaja memperlambat/mempercepat secara manual bagian bagian tertentu hingga beberapa mili detik (sekaligus variasi velocity) agar terdengar lebih humanis. Anda akan kaget bahwa secara tidak sadar manusia akan mampu membedakan perbedaan sepersekian detik ini pada beat. Unsur sedikit unpredictable pada beat dapat membuat sensasi sendiri pada pendengarnya. Beat atau nada yang sedikit terlambat namun tetap on point membuat pendengar menjadi gemas dan sedikit jantungan sehingga menimbulkan emosi/sensai tertentu.

 

M-Audio Trigger Finger

Disisi lain MIDI drum memberikan keleluasaan untuk memilih dan memoles sampel suara yang dikeluarkannya. Beda dengan drum akustik dimana kadang kita perlu mengganti kit untuk sekedar mendapatkan suara tom yang berbeda, misalnya. Atas dasar kebutuhan ‘human touch’ pada beat musik elektronik inilah drum maschine banyak digunakan. Dari segi waktu juga lebih efisien melakukan 1 take dengan drum maschine daripada menghabiskan waktu berjam jam hanya untuk memrogram beat secara manual. Itulah alasan skill finger drum pada drum maschine berkembang.

 

Akai MPD 26

Disisi lain, generasi kita kini mengenal para artist/seniman yang menggunakan drum maschine sebagai performance tool utama mereka. Menggunakannya sebagai instrumen seperti turntablist menggunakan turntable vynil dan mixer untuk memanipulasi suara. Jeremy ellis, Jel, Araabmuzik, David finger, dan juga Exile adalah sederet nama yang menjadi ikon finger drumming dewasa ini.

 

It’s insanely fun memiliki kontrol penuh terhadap suara yang akan keluar. Dan tidak hanya drum, anda bisa memotong motong lagu dan mengacak acak aransemennya langsung dengan drum maschine. Pada serial tulisan selanjutnya kita akan mengupas banyak hal tentang finger drumming, mulai dari galery video performance, trips trick, tutorial, dan random idea untuk performance.  See you soon!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s